Sabtu, 18 Februari 2012

MAKALAH ORGANISASI PROGRAM INOVASI YANG DILAKUKAN DI JEMBRANA

MAKALAH ORGANISASI
PROGRAM INOVASI YANG DILAKUKAN DI JEMBRANA



disusun oleh
Baid Al-Furqon ( 09417144020






ADMINISTRASI NEGARA B
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2010
BAB I
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Sebuah organisasi memerlukan berbagai cara agar organisasi tersebut berjalan dengan baik. apalagi dijaman modern seperti ini semua orang lebih mementingkan sesuatu yang praktis, cepat, murah dan berkualitas. Apalagi dalam sistem organisasi publik yang mana semua masyarakat mementingkan sebuah transparansi, karena memang banyak diketahui bahwa didalam organisasi publik ( pemerintahan ) sering terjadi sebuah penyelewengan uang, bahkan dalam melakukan pembuatan dokumen ( seperti KTP, Akta Tanah dan lain – lain ) perlu melalui berbagai instansi pemerintah den tidak jarang harus mengeluarkan uang unuk mendapatkannya.
Pemerintahan birokrasi merupakan sebuah oraganisasi publik, yang tugasnya sebagai pelayan masyarat. Dalam melayani masyarakat tentunya berbagai keluhan dari masyarakat pasti banyak sekali. Karena organisasi publik menyangkut pautkan oleh kepentingan orang banyak dan selalu serta merta Maka dari itu sistem organisasi publik ini harus mengadakan sebuah inovasi atau sebuah pembaruan. Inovasi ini setidaknya akan menjadikan sebuah pelayanan oleh masyarakat akan terasa lebih cepat, efisien, dan transparan.
Maka dari itu kami cencoba utuk mencermati bagaimana upaya inovasi yang dilakukan di Kabupaten Jembrana yang kalau dilihat deri berita jembrana adalah sebuak kabupaten kecil di bali, yang pendapatannya jauh jika dibandingkan di daerah yogyakarta misalnya. Tetapi dengan pendapatan yang sedemikian Kabupaten Jembrana dapat mewujudkan sebuah pelayanan masyaraka yang boleh dikatakan sangat istimewa. Dan bisa menyediakan sekolah gratis, dan kesehatan gratis.

Dari latar belakang itulah kami mengangkat judul “ Program Inovasi yang Dilakukan di Jembrana”, kami memilih judul ini karena kami ingin mengetahui inovasi apa yang dilakukan di daerah Jembrana, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Jembrana.





Rumusan Masalah
Bagaimana inovasi yang dilakukan oleh pemerintah Jembrana untuk mewujudkan pelayanan yang baik. ?































BAB II
LANDASAN KONSEPTUAL
Pengertian Organisasi

Organisasi adalah wadah atau tempat terselenggaranya administrasi yang didalamnya terjadi berbagai hubungan antar-individu maupun kelompok, baik dalam organisasi itu sendiri maupun keluar dan terjadinya kerjasama dan pembagian tugas serta berlangsungnya proses aktivitas berdasarkan kinerja masing-masing.

Organisasi Publik
Organisasi publik adalah organisasi yang terbesar yang mewadahi seluruh lapisan masyarakat dengan ruang lingkup negara yang mempunyai kewenangan yang absah (terlegitimasi) di bidang politik, administrasi pemerintahan, dan hukum secara terlembaga, sehingga mempunyai kewajiban melindungi warga negaranya, dan melayani keperluannya, juga sebaliknya berhak pula memungut pajak untuk pendanaan, serta menjatuhkan hukuman sebagai sanksi penegakan peraturan.

Organisasi publik sering dilihat pada bentuk organisasi pemerintah yang dikenal sebagai birokrasi pemerintah (organisasi pemerintahan). Atau satu-satunya organisasi didunia yang mempunyai wewenang merampok harta rakyat (pajak), membunuh rakyat (hukuman mati), dan memenjarakan rakyat.

Prinsif Organisasi Fayol:

Pembagian tugas pekerjaan
Kesatuan pengarahan
Sentralisasi
Mata rantai, tingkat jenjang organisasi



Prinsif Organisasi Max Waber:

Keahlian
Semua kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi, harus didasarkan keahlian, sehingga mampu menjalankan tugas dengan baik. Berdasarkan kebijaksanaan, peraturan, dan prosedur. Pelaksanaan tugas pekerjaan harus sesuai dengan kebijaksanaan, peraturan dan prosedurnya.

Jenjang hirarki
Setiap pelaksanaan tugas pekerjaan harus dapat dipertanggung jawabkan kepada atasan melalui mata rantai tingkat unit dalam organisasi;

Formalitas
Semua keputusan harus diambil secara formal dan tidak ada pertimbangan yang bersifat pribadi.

Meritokrasi system
Hal-hal yang menyangkut bidang kepegawaian harus didasarkan pada sistem kecakapan (maritokrasi system).
Kabupaten Jembrana
»Visi Kabupaten Jembrana
Terwujudnya masyarakat jembrana yang bahagia dan sejahtera, berkeadilan dan berkebudayaan yang dilandasi iman dan taqwa serta didukung oleh sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berkualitas serta memiliki semangat mekepung untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan "
»Misi Kabupaten Jembrana
• Memeberdayakan ekonomi rakyat dengan meningkatkan dan mengembangkan sektor pertanian dalam arti luas untuk menunjang sektor pariwisata , industri dan perdaganagn disamping sektor yang lainnya.

• Meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

• Mewujudkan stabilitas daerah yang mantap dan terkendali melalui penegakan rakyat dalam setiap aspek kehidupan masyarakat bebrbangsa dab bernegara serta memberdayakan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan politik.

• Mewujudkan supremasi hukum bagi setiap masyarakat yang berdasarkan Pancaasila dan UUD 1945 serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

• Mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang berbudaya, berkepribadian dan memiliki keimanan serta memantapkan kerukunan umat beragama yang toleran dan damai.

• Mengembangkan sistem Admninistrasi Pemerintahan dan Pembangunan yang efektif dan efisisen dan transparan serta menciptakan aparatur yang bersih dan berwibawa serta senantiasa mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.






BAB III
PEMBAHASAN

Jimbarwana network ( J- Net )
Program menggunakan akses internet atau yang lebih dikenal dengan Jimbarwana network ( J- Net ) merupakan sebuah inovasi yang sangat mempengaruhi dan mengubah pola hidup dalam masyarakat di Jembrana. Jaringan internet atau Jimbarwana network (J – Net ) merupakan upaya untuk membentuk pemerintahan yang baik. Dengan adanya jaringan ini sistem pemerintahan di jembrana semakin lebih efektif, dan kualitas pelayanan di jembrana dari tingkat kalurahan, kecamatan sampai kabupaten akan semakin lebih baik dan lebih cepat. Inovasi jimbarwana network ini tidak hanya memasuki pada pemerintahan saja tetapi juga merasuki pada badan pendidikan yang mana setiap sekolah bisa memanfaatkan jaringan ini. Dengan adanya teknologi ini diharapkan kabupaten Jembrana akan menjadi daerah yang baik, baik dari segi pemerintahan yang melayani publik, kemajuan prestasi sekolah – sekolah atau siswa di Jembrana tetapi juga kemajuan pada masyarakatnya sendiri.
Tujuan dari adanya Jimbarwana network ini adalah :
• Meningkatkan efektifitas pelaksanaan pemerintahan di daerah baik DPRD maupun Eksekutif melalui komunikasi timbal balik secara lebih cepat.
• Peningkatan kwalitas pelayanan masyarakat melalui komputerisasi administrasi pemerintahan di tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan (31 Jenis Surat Keterangan).
• Memacu peningkatan kesejatraan masyarakat pada semua lapisan melalui akses jaringan internet yang dapat menjadi perangsang tumbuhnya simpul simpul ekonomi baru di pelosok desa.
• Meningkatkan kualitas intelektual anak didik melalui akses internet (Jaringan Pendidikan Nasional) yang memungkinkan bagi pembelajaran elektronik.
• Penggunaan Perangkat Lunak (Software) Legal (UU Hak Cipta No. 19 Tahun 2002) dalam mendukung administrasi Pemerintahan Kabupaten Jembrana.
• Meniadakan kesenjangan digital (Digital Devide) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Jembrana.
J-ID (Jembrana Identitas Diri)
Jembrana juga mengadakan program inovasi Jembrana Identitas Diri ( J-ID ). Jembrana identitas diri ini merupakan sebuah inovasi yang digunakan oleh masyarakat Jembrana yang meliputi pelayanan publik, seperti sekolah,r umah sakit dan lain – lain.
J-ID (Jembrana Identitas Diri) adalah Nomor unik yang terpadu dalam satu kartu identitas yang diberikan kepada setiap warga Jembrana yang telah memenuhi syarat sesuai peraturan yang berlaku. J-ID yang diwujudkan dalam bentuk KTP SIAK (Kartu Tanda Penduduk dari Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) menjadi tanda pengenal seseorang ketika melakukan transaksi kependudukan, kesehatan, pendidikan dan lain-lain, baik aktivitas yang berhubungan dengan birokrasi pemerintahan maupun kegiatan yang menyangkut pelayanan umum dan sosial kemasyarakatan.
Tujuan J-ID
1. Efisiensi Pengadaan Kartu Identitas
Dengan adanya satu identitas berupa KTP SIAK yang multi fungsi, masyarakat cukup memiliki satu kartu untuk mendapatkan pelayanan dibidang kependudukan, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Dengan demikian terjadi efisiensi dana untuk pembuatan kartu pada instansi yang sebelumnya mengeluarkan kartu.
2. Peningkatan Kualitas Pelayanan
Selain menyatukan secara fisik berupa sebuah kartu, J-ID juga mengintegrasikan system informasi di Dinas Kependudukan, Bapeljamsosda, Rumah Sakit Umum Negara, Sekolah dan lain-lain. Dengan demikian akses informasi untuk masyarakat dapat dilakukan dengan cepat dan akurat.
Pemanfaatan J-ID
1. Bidang Kependudukan
J-ID yang berupa KTP SIAK dapat digunakan sebagai identitas kependudukan dan pencatatan sipil yangmerupakan pengakuan Negara terhadap hak penduduk dalam dimensi publikdan perdata.
2. Bidang Pendidikan
J-ID dapat dipakai siswa di Sekolah sebagai kartu siswa untuk absensi di kelas maupun kunjungan di perpustakaan serta sebagai identitas untuk mengakses sistem informasi akademik.
3. Bidang Kesehatan
Sebelumnya masyarakat jembrana yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan mendapatkan identitas kesehatan dalam bentuk kartu yang dikeluarkan pihak JKJ, Rumah Sakit Umum Negara dan untuk keluarga miskin atau yang mengikuti ASKES mendapatkan juga kartu ASKES. Berkaitan dengan adanya 3 kartu yang dimiliki oleh masyarakat dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Jembrana memandang perlu adanya integrasi dari 3 kartu tersebut termasuk sistem informasi yang mendukungnya, sehingga menjadi satu kesatuan yaitu J-ID. Keberadaan insfrastruktur jaringan atau yang dikenal dengan Jimbarwana Network (J-Net) yang telah sampai hingga ke desa-desa, memungkinkan PPK (Petugas Pelayanan Kesehatan), baik itu Puskesmas, Dokter, dan Bidan dapat meng-akses database pasien yang terdapat di JKJ atau Rumah Sakit Umum Negara.
J-ID dapat dibawa untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes),Pusat Kesehatan Masyarakat(Puskesmas), Praktek Petugas Pelayanan Kesehatan (Dokter/Bidan) dan Rumah Sakit Umum Negara. Dengan menunjukkan J-ID, rekam medik pasien dapat diakses secara online melalui Jimbarwana Network (J-Net) sehingga diagnosa kesehatan menjadi lebih tepat. Dengan proses transaksi yang online, Pemerintah Kabupaten Jembrana, baik itu Direktur JKJ, Direktur Rumah Sakit, Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial hingga Bupati Jembrana dapat mengakses Sistem Informasi Daerah (SIMDA) yang berkaitan dengan laporan di bidang kesehatan, seperti :
• Kunjungan Pasien
• Jumlah Pendapatan
• 10 Besar Penyakit
• dll


4. Bidang Politik/Demokrasi
Dilatarbelakangi oleh kesemrawutan Pemilu Legislatif yang lalu, dimana terjadi DPT bermasalah dan lambannya penghitungan suara yang berpotensi munculnya ketidak puasan terhadap hasil pemungutan suara, maka J-ID dapat dipakai masyarakat sebagai kartu identitas dalam pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat dusun dan desa. Dengan menggunakan J-ID yang berupa smart card, proses pendaftaran dan perhitungan suara dapat dilakukan dengan lebih cepat dan transparan.

5. Bidang Bisnis
J-ID dapat digunakan sebagai kartu diskon pada merchant atau toko-toko yang telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jembrana.
6.Ambulan Gratis.
Progam ambulan gratis ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melayani masyarakat jembrana yang memerlukan angkutan apabila mengalami musibah (sakit), sehingga masyarakat yang mengalami musibah (sakit) tidak terlambat mendapat pertolongan. Kendaraan Ambulan yang disediakan Pemkab akan siaga selama 24 jam.
Permohonan pelayanan Ambulan Gratis dapat dilakukan dengan menghubungi :
1. SATPOL PP nomor telepon (0355) 41005 untuk menjemput penderita ke rumah untuk mengantarkan ke RSUD Negara tanpa dipungut bayaran atau
2. Puskesmas terdekat yaitu :
a. Puskesmas Gilimanuk, telp. (0365) 61011
b. Puskesmas Melaya, telp. (0365) 42125
c. Puskesmas Kaliakah, telp. (0365) 44192
d. Puskesmas Dangin Tukadaya, telp. (0365) 40018
e. Puskesmas Mendoyo, telp. (0365) 42610
f. Puskesmas Pekutatan, telp. (0365) 40512
3. Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial kabupaten Jembrana Telp Nomor (0365) 41210 EXT 3315 atau HP No. 081 557 21626 atau HP No. 081 805 526 019.
J-Smart
Dalam upaya mewujudkan god governance pemerintah jembrana juga mengadakan J- Smart, J smart sendiri merupakan alat pembayaran. Alat pembayaran ini bermanfaat sekali untuk menaggulangi akan terjadinya korupsi. Karena dalam sistem pembayaran ini menggukan alat, semacam kartu kridit atau ATM.

e – Voting
Dalam negara yang menganut sistem politik demokrasi, voting digunakan untuk mengambil keputusan negara yang sangat krusial, antara lain adalah untuk memilih wakil-wakil rakyat, atau untuk memilih pemimpin negara yang baru. Akan tetapi, tidak seluruh warga negara dapat memberikan suara mereka dalam voting. Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh warga negara tersebut untuk mendapatkan haknya, dan negara wajib untuk melindungi warga negara tersebut dalam memberikan suaranya. Oleh karena itu, voting membutuhkan prosedur pelaksanaan yang dapat menjamin kerahasiaan dan keabsahan dari hasil pelaksanaan voting tersebut.
Dengan adanya sistem kependudukan online berbasis SIAK (Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan) di Jembrana memberikan ide bagi Bupati Jembrana I Gede Winasa untuk menerapkan Pemilu berbasis Teknologi Informasi yang selanjutnya disebut Electronic Voting atau yang lazim disebut E-Voting dengan tujuan efisiensi baik biaya maupun waktu serta meningkatkan keakuratan proses pemilihan.
Memanfaatkan data kependudukan yang lebih baik dan KTP ber –chips (RFID) maka dikembangkan Sistem E-Voting dengan menggunakan layar sentuh sebagai media bagi pemilih untuk menyalurkan aspirasinya dengan tanpa mengabaikan kemudahan pemilih dalam memberikan pilihannya. E-Voting sendiri harus memiliki sifat yang sama dengan votting konvensional yaitu LUBER (Langsung Umum Bebas Rahasia). Dengan demikian diharapkan tidak ada keraguan dalam penggunaan E-Voting dikemudian hari.


BAB IV
KESIMPULAN
Pelaksanaan program inovasi di daerah Jembrana sangat bagus, dari pendapatan daerah yang sedikit pemerintah daerah Jembrana dapat mengoptimalkan untuk melayanini masyarakat dan bisa menciptakan pendidikan gratis dan pelayanan kesehatan gratis. Setelah adanya inovasi tersebut pendapatan daerah di Jembrana semakin meningkat. Dari segi penguasaan informatika semua lapisan masyarakat sudah tidak buta lagi dengan teknologi.
















Daftar Pustaka
http://www.jembranakab.go.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar